Mengapa oh mengapa

Ya Tuhan, mengapa aku menderita seperti ini?
Ya Tuhan, mengapa bertubi-tubi kesulitan yang engkau timpakan padaku? Padahal aku sudah menjalankan segala perintah-Mu.
Mengapa mereka yang lalai malah lebih banyak mendapatkan kenikmatan-Mu?
Mengapa ya Tuhan.. mengapa??

Pernahkah kita melontarkan pertanyaan-pertanyaan tersebut, ketika kesulitan datang bertubi-tubi? Mungkin saya pernah, walau hanya terlintas dalam hati dan tidak terucap. Mungkin pula banyak orang di luar sana yang melakukannya.

Bertanya kepada-Nya tentang apa yang menjadi kehendak-Nya bukankah suatu hal yang absurd. Atas hak apa kita mempertanyakan ketentuan-Nya, mempertanyakan apa yang menjadi kehendak-Nya.  Apakah karena kesulitan yang kita terima, lantas kita menjadi perhitungan dengan-Nya atas ibadah kita. Seolah-olah ibadah yang kita lakukan adalah untuk membeli kemudahan, untuk menghindarkan kesulitan.  Terkadang saya bertanya pada diri sendiri, apakah ibadah yang saya lakukan cukup untuk membeli semua nikmat-Nya? Dan, dari lubuk hati yang paling dalam saya harus mengakui bahwa jawabannya adalah TIDAK.  Ibadah yang kita lakukan adalah untuk kita, bukan untuk-Nya. Kita lah yang memerlukan ibadah itu, Dia tidak memerlukannya, sehingga apakah kita bisa menjual ibadah jika bahkan Dia tidak membutuhka ibadah tersebut, sementara justru kita yang membutuhkannya.

Sesungguhnya sesudah kesulitan ada kemudahan. Dia tidah pernah mendzalimi hamba-Nya.  Sesuatu yang nampak buruk bagi kita belum tentu buruk menurut-Nya. Sesuatu yang nampak baik bagi kita belum tentu baik menurut-Nya. Dia lah sutradara kehidupan yang terbaik. Skenario-Nya sempurna untuk masing-masing kita. Bersabar di kala mendapatkan musibah, dan bersyukur ketika mendapatkan nikmat.

Mari bersyukur ketika Tuhan masih menyentil, menowel, menegur kita dengan segala kesulitan-kesulitan. Itu adalah tanda bahwa Dia masih sayang dengan kita. Dia masih perduli dengan kita. Dia ingin kita menjadi lebih baik. Dia ingin kita memperbaiki diri. Akan menjadi kekhawatiran yang sangat besar ketika Dia sudah tidak perduli dengan kita.  Sesungguhnya hidup di dunia ini singkat, dan kehidupan di akhirat itu selamanya.

Mari kita tidak mempertanyakan apa yang menjadi kehendak-Nya. Mari berusaha untuk menerima dengan ikhlas, dengan sholat dan sabar.  Berusaha yang terbaik, berdoa kepada-Nya dan setelah itu tawakal. Mari selalu meyakini bahwa apa yang terjadi dalam hidup ini adalah yang terbaik untuk kita.

Perangi neraka di dalam hati mu..
Damaikan jiwa mu dengan cinta Dia…
Memberi yang ikhlas kepada yang butuh..
Bersyukurlah terus tanpa kenal waktu..

Tagged: , , , , , ,

One thought on “Mengapa oh mengapa

  1. Indah January 29, 2013 at 10:58 Reply

    Pernah ngerasa gituuu.. :)
    Berarti aku masih normal kan mbak? Iya kan mbak?

    Kesulitan atau masalah yang kita terima kan sebenernya itu ujian mbak. Anggaplah ujian ato kenaikan kelas kehidupan. Ujian yang menjadikan kita pribadi yang lebih baik. Mungkin sentilan itu yang menjadikan kita lebih mendekat dan mencintaiNya..

    *benerin jilbab*

Please feel free to give comment ^__^

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Connecting to %s

Catatan Perjalanan Penggila Buku

My life, laugh and love

nazh al itsnaen

rumah baru dari nanazh.multiply.com

efenerr

mari berjalan, kawan.

Ria for Ceria

Happily ever after

bambangpriantono

I am a teacher who lives in Semarang, Indonesia. I love reading, traveling, photographing, writing and of course blogging. This is all about Indonesia especially my surroundings. Enjoy and love it.

simplyindonesia

Serpihan Kecil Indonesia

TRIP TO TRIP

Chase a trip to another

Setapak Aksara

Kalau Kau Merasa Miskin, Jalan-Jalanlah!

a border that breaks!

Love yourself just the way you are

Cloud Lounge

Shooting for the Sky

Sigoese

Ordinary pictures with simple story....

Cee's Photography

My life in photographs.

this man's journey

my past , present and dreams for the future.

Bams' Blog

FAMILY | FRIENDSHIP | PHOTOGRAPHY | BUSINESS |

A Word in Your Ear

Stories and Photographs of my travels, Tales of friends, family, animals and my life

Wind Against Current

Thoughts on kayaking, science, and life

blog.vabyo.com

Love yourself just the way you are

A Sanctuary

Explore the beauty of Indonesia... Go to places where people don't know your language

#BlogBukik

meretas ide beda

indahfaruk.

A missing piece from these messy-bit things named life.

Kumpulan Catatan Rasa

Love yourself just the way you are

Jamil Azzaini

Love yourself just the way you are

fahdisme.com

Love yourself just the way you are

The Way I See It

Enjoying the journey of life...

La Rêveur Vrai

Melangkahkan Kaki Kemana Angin Mengarahkan

The Daily Post

The Art and Craft of Blogging

Ansella

Windows to my pieces of mind

ibnuhabibi

Lembar Hidup

Cinta, Cerita, dan Rupa

sekaranglah saatnya, karena kemarin bukan lagi milik kita dan esok belum tentu kita temui

The Science of Life

it's all about me enjoying life

Triyani's Weblog

Tax Blogging and Sharing

Faisal Tax's Blog

Pajak Demi Pembangunan

huntingenglish

An English teacher on the hunt for great teaching and learning strategies - connecting with peers to share and collaborate

Fiazku

Kecerdasan Manusia Bodoh

fatimaalkaff

black, white, and read

huruf kecil

saya menulis sebab sering diserang perasaan ingin berada di sini, di sana, dan di mana-mana sekaligus.

kupukupukertasku

sayap-sayap yang bisa bercerita

misserinterese

Renew. Reimagine. Redefine.

aMrazing

Sometimes words are more powerful when feelings are involved

kebun kata

" It's only words and words, are all I have, to take your heart away.. "

Fretty's Blog

I'm the lovable freak, the unbreakable wimp. I'll cry again,and I'll win again...

daily whatever shot

foresee | see | re-see

My Cup of Tea

Awardeean

Follow

Get every new post delivered to your Inbox.

Join 122 other followers

%d bloggers like this: