Teruntuk ex Pemilik Apel Kristal

Assalamualaikum,
Ohayou gozaimasu Dian chan….🙂

Eits, gak usah protes dulu sama judulnya. Kan suka-suka aku donk. Wong aku yang penulis suratnya. Kalau kata soimah, masalah buat lo? #DilemparBantal.

Ini pertama kali nya ya, aku ngirim surat ke kamu melalui blog. Biasanya kan lewat surel aka email dan itu pun sudah lama juga ya. Mungkin hal tersebut suatu hal yang patut disyukuri ya.. karena berarti kondisi hati kita lagi aman terkendali. Ketauan banget gak sih isinya surel tentang apa aja.. hehehehe…😀

Oh ya, di surat ini aku ingin mengungkapkan satu hal yang sebelumnya belum pernah kuungkapkan ke kamu.. Ih, kenapa jadi serius gini yak.. -_-   Bukan… bukan… aku bukan mau nyatain cinta…. naudzubillan min dzalik *ketok-ketok meja*.

Kamu membuka mata ku bahwa suka, sayang atau cinta itu bisa tumbuh walaupun tanpa diawali pertemuan secara fisik atau face to face sekalipun. Sebelumnya aku selalu menganggap, bahwa orang yang terkena cyber love itu orang yang sangat terjebak pada dunia maya. Fokusnya hanya pada dunia maya, seolah-olah itu lah yang nyata dan dunia nyata malah yang jadi semu.

Akan tetapi, kisahmu dengan apel kristal menyadarkanku. Witing trisno jalaran soko kulino… itu pepatah orang jawa, yang artinya cinta itu bisa muncul karena kebersamaan (maafkeun kalau tulisannya ada yang salah). Kebersamaan itu tenyata tidak harus selalu secara fisik atau bahkan diawali dengan pertemuan secara face to face terlebih dahulu. Kebersamaan melalui media social ternyata juga bisa menumbuhkan benih-benih suka, sayang atau bahkan cinta.

Nothing wrong with falling in love. If we are able to choose the person whom we fell in love, then perhaps we will choose someone who will fall in love with us also. But, we can’t, that’s why it calls fall in love because you just fall.

Saat ini, apel kristal memang sudah disimpan di sebuah kotak di dalam lemari mu. Aku tahu bahwa terkadang kau masih suka mengintip-intip nya, memandangnya dan mengenangnya. Apalagi, prinsipmu kan, I’m not stalking, I’m observing.. #DitimpukKamus. :D   Bagiku, itu bukan masalah. Dia pernah ada di hati mu, dan dia pasti meninggalkan jejak di sana. Mungkin masih perlu waktu untuk menghilangkan jejak tersebut.

Seperti sebuah kutipan yang pernah kubaca dan sangat aku senangi : Seseorang hadir dalam hidup kita, bisa sebagai pelajaran atau untuk berjodoh. Mungkin apel kristal hadir dalam hidupmu, untuk memberikan pelajaran, untukmu, yang ternyata aku juga terciprat pelajaran tersebut.

Saat ini, biarkan saja sudut kamarmu itu kosong dulu. Jangan dipaksakan untuk mengisinya. Suatu hari nanti, insya Allah, akan ada yang mengisi sudut itu. Yang bisa memberikan kehangatan dan kenyamanan, sehingga terasa seperti rumah. Mungkin  A***** san bisa mengisi sudut itu? #DikejarKeBangil 😀

In the end, last but not least (udah kayak ucapan terima kasih pemenang Grammy Awards), I always wish the best for you…. 🙂

warm regards,
simply me

 

 

 

 

3 thoughts on “Teruntuk ex Pemilik Apel Kristal

Please feel free to give comment ^__^

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s