Untuk Lelaki Terkeren dalam Hidup ku

Dear Papa,
Why I miss you so much today? Time flies, it’s been years since the last time you hug me.  At that time, i feel not as a child anymore so I was embarrassed when you hug me, but now, how much I miss that hug.

Dear Papa,
Masih lekat dalam ingatanku, kau yang tegap dan gagah. Kau pengayom keluargamu. Terkadang tampak sangar saat kau marah pada kami, anak-anakmu,  tapi seharusnya kami tahu bahwa semua itu karena kau sayang pada kami.

Dear Papa,
Masih lekat dalam ingatanku, ketika aku tidak bisa naik sepeda sementara karena kecelakaan yang kualami karena kecerobohanku sendiri, sementara aku sudah sangat ingin bermain,  Kau dengan sabar menuntuku berjalan dengan menggunakan sepatu roda. Menggandeng tanganku karena kau khawatir aku terjatuh dan terluka lagi. Kita berjalan sepanjang komplek sambil berbagi cerita.

Dear Papa,
Ketika mama meninggalkan kita, aku masih bisa berdiri karena aku tahu masih memiliki mu. Masih ada engkau yang akan menjaga kami. Masih ada engkau yang selalu menyayangi kami. Aku kuat untuk bertahan dalam rasa kehilangan mama, karena engkau.

Dear Papa,
Kau yang mengajarkanku untuk tidak pernah menyerah dalam hidup. Untuk selalu berusaha menjadi yang terbaik pada apa yang kukerjakan. Untuk selalu dekat dengan-Nya.  Kau selalu mengajarku untuk kuat. Dan kekuatan itu yang kugunakan untuk bertahan ketika kau pun dipanggil oleh-Nya.

Dear Papa,
Betapa banyak peristiwa yang ku ingin kau menyaksikannya, ketika aku masuk kuliah, ketika aku diwisuda, ketika aku mulai pertama bekerja.  Dan jauh di dalam hati ku, aku ingin engkau menyaksikan saat aku menikah nanti.

Dear Papa,
Belum ada bakti yang bisa kuberikan padamu. Belum ada balasan jasa atas kasihmu selama ini. I still do nothing as your daughter.  Waktu ternyata tidak berpihak pada ku untuk itu.

Dear Papa,
Anakmu ini sangat merindukanmu, merindukan wejanganmu, nasehatmu, bahkan amarahmu. I know that is impossible, but if possible, i want to hug you a little more.

Dear Papa,
Kau lah lelaki terkeren dalam hidupku. Hanya doa yang bisa kupanjatkan, semoga Allah menempatkanmu di tempat terbaik di sisi-Nya.

 

– Anakmu yang merindukanmu –

 

Please feel free to give comment ^__^

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s