Bercerita dan Merenung

Pagi ini membuka-buka TL-nya Pak Bukik dan menemukan topik menarik tentang menceritakan persoalan yang kita hadapi.

twitter bukik

Menurut Pak Bukik, menceritakan persoalan kita adalah bagian terbesar dari solusi persoalan. Saya tertarik dengan kalimat ini, karena menurut saya ada sisi cocok dan tidak cocoknya bagi diri saya, secara pribadi.

Kesulitan terbesar dalam menceritakan persoalan yang kita hadapi adalah menemukan orang yang tepat untuk berbagi persoalan tersebut. Saya bukanlah orang yang mudah untuk berbagi persoalan atau permasalahan yang saya hadapi dengan orang lain.  Jikalau pun saya harus bercerita, saya benar-benar selektif memilih orang yang saya ajak cerita. Bukan karena saya tidak percaya.. akan tetapi lebih pada penilaian pribadi saya apakah orang tersebut tepat untuk diajak berbagi atau tidak. Sangat subjektif sekali memang.

Terkadang bisa saja saya memendam sendiri sebuah persoalan, selama itu hanya berkaitan dengan diri saya. Kalau urusan pekerjaan, sudah barang tentu saya akan berbagi dengan rekan kerja, karena solusi lebih mudah ditemukan. Akan tetapi, untuk urusan pribadi, saya terkadang tidak menemukan solusi yang saya cari walaupun telah berbagi… Entahlah.. Mungkin ada yang salah dengan diri saya…😦

Tanpa mengesampingkan teman-teman yang sering saya ajak berbagi, ketika menghadapi permasalahan pribadi, saya lebih banyak dan sering berusaha menyelesaikannya sendiri. Berusaha melihat ke diri saya, berbicara dengan diri saya. Whether you believe or not, tapi saya sering diskusi dengan diri saya sendiri, menghibur diri sendiri melalui pembicaraan yang sebetulnya hanya ada di dalam pikiran saya. It seems strange but it works for me sometimes. Saya jadi bisa merasa lebih lega, merasa lebih yakin dalam mengambil keputusan, atau perasaan jadi sedikit lebih enteng.

Entah kenapa pula.. terkadang jalan keluar atau ide itu muncul di waktu dan tempat yang tidak disangka-sangka, misalnya ketika di toilet atau ketika sholat. Kalau di toilet, mungkin ketika “merenung”, pikiran agak santai sehingga ide atau jalan keluar bisa muncul :D  Nah, kalau lagi sholat ini yang repot. Di tengah-tengah sholat terkadang terpikir “oh.. mungkin jalan keluar dari masalah itu bisa begini ya…”  Akhirnya serba salah, mau diteruskan mikir tentang itu akhirnya tidak konsentrasi ke sholat, mau dihentikan nanti idenya hilang..😀

Selain dua jalan di atas, yang paling utama saya lakukan ketika ada persoalah ada mencoba berbicara dengan-Nya, meminta bantuan-Nya untuk memberikan jalan keluar. Bagi saya, bercerita kepada-Nya itu bisa bebas, tidak ada batasan waktu, bisa kapan saja, rahasia terjamin, dan insya Allah jalan keluar disediakan. Komplit!

Apapun itu, hadapilah persoalan/masalah kita. Jangan pernah lari darinya karena masalah tidak akan pernah selesai kalau kita hanya berlari. Berceritalah, entah dengan diri kita, dengan orang yang kita percayai, ataupun dengan Tuhan. Seandainya, yang terburuk, kita merasa bahwa tidak ada siapapun yang bisa kita ajak bercerita, mungkin kita bisa mengikuti saran Pak Bukik. Tulis surat ke siapa saja di Alaska atau di kutub utara. Entah mereka mengerti bahasa kita atau tidak, yang penting sudah bercerita. Bukankah dengan bercerita, kita sudah melakukan bagian terbesar dalam mencari solusi atas permasalahan 😀

One thought on “Bercerita dan Merenung

  1. tak jauh beda denganku, hanya saja ku agak sedikit lebih banyak bercerita daripada dirimu ya mba? heehehehe
    Biasanya sih, aku akan bercerita pada orang lain ketika aku sudah bisa berdamai dgn diri sendiri, dan itu pun hanya pada orang-orang terdekat.
    Dan kalau masalah sudah benar2 selesi, biasanya aku menulisnya di blog hihihihiihhiii

Please feel free to give comment ^__^

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s