Konsisten dalam kebaikan

The first step is always hard, but to be consistent is even harder…

Saya sering mengalami ketidakkonsistenan dalam melakukan sesuatu. Di awal nampaknya menggebu-gebu, semakin ke belakang semakin berkurang bahkan terkadang hilang sama sekali. Apakah karena niatnya kurang kuat? Ataukah karena lebih mendahulukan kemalasan? Hmm… Onaji ja nai  *mikir*

Melakukan hal baik yang kecil tapi konsisten (istiqomah) itu lebih baik dibandingkan dengan melakukan hal besar tapi hanya sekali kemudian hilang. Mungkin karena hal yang konsisten itu dapat menjamin sebuah keberlangsungan. Contoh kecilnya adalah menyumbang untuk membantu pendidikan anak-anak yang tidak mampu. Jika donaturnya bisa konsisten untuk memberikan sumbangan, maka pengelola dananya juga bisa lebih jelas dalam melakukan penganggaran untuk mereka yang memerlukan bantuan untuk dapat menempuh pendidikan. Akan tetapi, jika hanya menyumbang sekali-sekali dan tidak jelas periodenya, maka pengelola dana juga akan kesulitan dalam melakukan penganggaran karena tidak ada kejelasan.

Konsisten dalam kebaikan itu tidak mudah, tapi bukan berarti tidak mungkin juga dilakukan. Hanya diperlukan niat yang lebih kuat.  *ceter diri sendiri*

#Postingan untuk Day4 yang lagi-lagi terlambat😦

Please feel free to give comment ^__^

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s