Aku Pulang

Malam itu langit cerah tanpa awan yang menggayut, bulan purnama menunjukkan kesempurnaan sinar dan bentuknya, bintang-bintang bertaburan dengan indah di angkasa, angin hanya berdesau lembut.

Malam itu indah dan menyenangkan. Aku sedang merasa senang. Bersama dengan kekasihku, kami menikmati malam itu seutuhnya. Have fun, go mad….

Kami bertukar cerita, tertawa bersama. Ditemani beberapa botol minuman keras, dan entah berapa bungkus rokok yang telah kami hisap. Kami bercengkerama, bermesraan dan mengakhirinya dengan sangat indah. Ritual yang selalu kami lakukan di akhir pekan. Tidak kami perdulikan cemoohan orang yang melihat kehidupan bebas kami. Omongan orang tua hanya seperti angin lalu, masuk telinga kiri, keluar telinga kanan

Pagi hari, biasanya kekasihku akan bangun lebih awal. Menyiapkan secangkir kopi untuk kami berdua dan membawanya ke tempat tidur karena pasti aku masih pulas terlelap. Morning coffee dan senyuman di wajahnya, mampu seketika menghilangkan efek dari mabuk… Aaah, indahnya dunia…

Tapi, pagi itu tidak seperti biasanya. Aku terbangun lebih dulu. Kulihat dia masih terlelap di sebelahku. Agak heran sebetulnya, tapi kubiarkan saja karena kuanggap mungkin dia sangat mengantuk pagi ini. Jadi, tidak seperti biasanya pula, aku yang membuatkan kopi untuknya.  Satu sendok gula dan dua sendok kopi, itu takaran favoritnya. Kubawa kopi ke tempat tidur, mengharapkan dia bangun dengan terkejut karena aku bisa bangun lebih awal dari dia.

Aku mencoba membangunkannya. Ku tepuk pelan, dia tidak bereaksi. Ku panggil namanya, dia tetap tidak bereaksi. Aku guncang-guncang badannya, dia tetap tidak bereaksi. Baru aku menyadari, bahwa aku tidak mendengar hembus nafasnya. Dadanya tidak naik turun menujukkan jantung yang berdetak. Kupegang badannya dan dia terasa dingin. Aku membeku.. ketakutan.

Dengan panik aku meraih gagang telpon dan meminta dokter kenalanku untuk ke rumah. Untunglah tidak memerlukan waktu lama, dokter tersebut telah tiba di rumah. Setelah melakukan pemeriksaan, dengan wajah sedih dan prihatin, dia mengatakan bahwa kekasihku telah meninggal. Aku terpaku.. tak percaya. Bagaimana mungkin..!!!! semalam dia masih sangat hidup dan dia pun tidak mengidap penyakit apa pun.

Hasil pemeriksaan di rumah sakit menunjukkan bahwa kekasihku meninggal karena serangan jantung. Kemungkinan besar karena jantungnya tidak kuat dengan takaran minuman keras yang kami minum semalam. Aku kembali terpaku, diam tak percaya, kemudian gelap…..

>>><<<

Aku tersentak terbangun.. keringat dingin membasahi dahi dan seluruh tubuhku. Mimpi itu.. kejadian itu… masih terbayang hingga kini, walaupun sudah hampir lebih dari 5 tahun yang lalu.

Kulihat jam masih menunjukkan pukul 3 pagi. Aku bangkit dari tempat tidurku, mengambil air wudhu dan kemudian sholat. Aku menangis.. menangis.. dan menangis. Menyesali semua yang telah kulakukan di masa lalu.

Tuhan sangat baik pada ku. Setelah kejadian itu, aku diberikan-Nya petunjuk dan hidayah. Orang tua ku mau kembali menerimaku dan membimbingku di tengah keputus asaanku. Aku dipertemukan dengan orang-orang yang semakin mendekatkan aku pada-Nya. Hidupku menjadi lebih baik setelah kejadian itu.

Dalam tangisku, aku melihat ke tempat tidur, dan melihat suamiku di sana masih tertidur lelap. Orang yang diberikan Allah sebagai pendamping hidupku. Yang mau menerimaku apa adanya termasuk masa laluku yang kelam. Yang selalu menguatkanku ketika aku putus asa dalam tobat ku. Yang meyakinkanku bahwa Allah Maha Penerima Tobat.

Maka, nikmat Tuhan yang mana lagi yang harus kudustakan. Aku bersyukur atas setiap detik, setiap menit, setiap waktu yang diberikan Tuhan kepada ku untuk dapat memperbaiki diri, untuk bertobat kepada-Nya. Di penghujung doa, aku mengucap.. “Terima kasih ya Allah.. Aku bersyukur kepada-Mu yang telah membawa ku kembali ke jalan-Mu.. telah membawa ku pulang.”

Tulisan ini disertakan dalam TGFTD – Ryan GiveAway

banner-giveaway

11 thoughts on “Aku Pulang

Please feel free to give comment ^__^

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s