Don’t give up till the end

Entah kenapa, beberapa hari terakhir ini, mood saya untuk nulis blog mendadak hilang entah ke mana. Ide-ide banyak bermunculan di kepala, pingin posting ini dan itu pun sudah ada, tapi ketika menghadapi Add New Post nya WP ini, tiba-tiba hilang inginnya.  Boro-boro untuk nulis blog, untuk update di social network juga jadi tidak ada ide. *nangis* #MalahCurhat.

Jadi itu prolognya aja sih, tulisan ini bukan tentang itu😀

Setelah sekian lama tidak membuka twitter, tadi malam akhirnya membuka twitter kembali.  Mensyen-mensyen-an dengan Dian chan dan berakhir terdampar di jendela YM. Biasa banget gak sih hehehehe. Dian chan memberi tahu kalau ada lomba blog di sini. Setelah saya baca, dari 7 keajaiban nusantara tersebut, yang pernah saya datangi hanya Bromo saja *korek-korek tanah*

Sebetulnya saya tertarik dengan satu tujuan tapi saya bingung bagaimana menulisnya kalau saya belum pernah ke sana. Berawal dari situ, pembicaraan saya dengan Dian chan mengarah ke seorang Blogger yang isi blognya banya bercerita tentang traveling di Indonesia. Pertama kali baca blognya saya sudah tertarik dan langsung follow. Ternyata oh ternyata, Blogger tersebut memang super duper keren (imho). Ada sebuah artikel yang ditulis di blognya yang ternyata itu merupakan hasil riset ke berbagai website dan buku. Jika tidak diberi tahu, saya tidak akan tahu kalau dia belum pernah ke sana. Tulisannya sangat mendetail, seolah-olah dia memang pernah ke sana. Tentu saja untuk mendapatkan sumber tulisan-tulisannya, dia telah berkorespondensi terlebih dahulu dengan si empunya blog atau website yang dia mau kutip atau fotonya mau dia pakai. Dan artikel tersebut bisa masuk menjadi 10 besar dari sebuah lomba yang dia ikuti.

Kalau saya perhatikan, sebetulnya prinsipnya sama seperti menulis karya ilmiah. Oh ya, karya ilmiah yang pernah saya tulis cuma skripsi doank sih. :D  Jadi kita melakukan riset, membaca banyak referensi sehinga taaraaa jadilah sebuah karya ilmiah. Saya pribadi tidak pernah terpikir untuk posting traveling ternyata juga bisa melakukan hal seperti itu. Blogger tersebut menyebutnya digital backpacking.

Dari situ, sebetulnya saya tersindiri. Kenapa kita harus menyerah untuk sesuatu bahkan sebelum mulai. Ketika melihat lomba tersebut, menyadari bahwa tujuan yang ingin saya tulis belum pernah saya kunjungi dan Bromo yang pernah saya kunjungi ternyata menjadi bahan tulisan sejuta umat, saya langsung menyerah di depan. I even not start yet and I give up ready. Malu rasanya. Hiks😦

Saya banyak melihat orang-orang hebat. Teman-teman saya pun banyak yang hebat. Orang hebat memang bisa memberikan dua dampak tergantung dari sisi mana kita melihatnya. Menjadi minder karena kita merasa bahwa kita tidak akan mampu menyamainya prestasinya. Padahal mungkin kita mampu, tapi perasaan tidak mampu itu yang lebih mematikan. Tapi ada pilihan kedua, menjadikan hal tersebut sebagai pemacu semangat. Menumbuhkan motivasi : jika dia bisa, kenapa saya tidak. Tentu saja hal ini harus diaplikasikan pada hal-hal yang bersifat positif saja.

Dari cerita Dian chan tentang blogger itu, saya mendapatkan satu pelajaran : Jangan Menyerah. Don’t give up till you give your best. Don’t give up till the end.  🙂

9 thoughts on “Don’t give up till the end

  1. Ohayoooouuu nee chan😀
    Ga nyangka ya obrolan kita semalam bisa dijadiin satu postingan. Keren lagi!
    iya nih, sering merasakan dua hal itu klo ngobrol sama mas Bembi.
    Tulisan dan proses dia menulis bikin “merinding” hihihihihihihihi
    #DiOmeliMasBembi

    1. iya.. betul banget. kalau belum mencoba selalu ada kata.-kata .. seandainya aku nyoba… ih nyesek banget deh gitu

      *meluncur ke postingan*

Please feel free to give comment ^__^

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s