Jiwa Terindah

Kata orang, mata itu jendela jiwa. Aku percaya itu karena aku melihatnya pada dirinya. Lelaki di depanku ini memiliki jiwa yang indah dan itu terpancar lewat sorot matanya.

Dialah yang mau menerima ku yang liar ini.  Jika dia melihatku pulang dalam keadaan babak belur, dia hanya memandangku dan berkata “Sini, kurawat lukamu”. Dengan sabar dan telaten, dia selalu merawat luka-lukaku.

Aku tahu dia melakukannya karena sayang kepadaku. Semua itu terpancar dari sorot mata dan tingkah lakunya. Aku juga tentu saja menyayanginya.

Saat ini, dia sedang menyiapkan makan malam untuk kami.

“Jason, sini! Ini makananmu” Dia berkata lembut kepadaku

Meong, jawabku.

Diikutsertakan dalam #FF100Kata
Tema untuk hari ini adalah MATA LELAKI

6 thoughts on “Jiwa Terindah

Please feel free to give comment ^__^

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s