Shangri La

Keadaan semakin genting. Gempa bumi besar yang baru saja terjadi, kadar gas karbondioksida yang semakin meningkat dan rencana Atlas Corporation untuk membangun pemukiman khusus mereka yang “terpilih” menyebabkan para petinggi di Duomo harus segera mengadakan pertemuan.

“Kita tidak bisa membiarkan mereka melakukan hal tersebut! Kita harus melawan!” seru Takehiko di depan anggota pertemuan.

“Kita sebagai pemimpin mereka yang tersingkirkan, tidak boleh sama sekali menyetujui rencana para bandit di Atlas tersebut! Setuju kawan-kawan?!!” Takehiko melanjutkan.

“Setuju!” para anggota pertemuan bersahut-sahutan meneriakkan persetujuannya.

Takehiko diam-diam tersenyum. Tugasnya menjadi mata-mata Atlas untuk Doumo nampaknya akan berhasil. Dia meraba kunci yang tersimpan rapi di kantungnya.  Kunci sebuah ruangan yang telah disediakan oleh Atlas Corporation untuknya.

Untuk berpartisipasi dalam #FF111 di blog Red Carra
Topik untuk hari ini adalah Shangri-La, ide dari Ge Siahaya

8 thoughts on “Shangri La

  1. Agak bingung dengan alasan si Takehiko menggerakkan para petinggi Duomo untuk melawan Atlas Corp, sedangkan dia sudah mengantungi kunci Atlas Tower.
    Kalo benar akan melawan Atlas Corp, lantas kalo berhasil, dia ga akan jadi menghuni Atlas Tower dong.
    Kunci ruangan yang disediakan oleh Atlas Corp, berarti Atlas Corp ngasih ruangan? Buat apa ya?

    Hihi. Aku juga kesulitan dengan topik kali ini.😆 batasan 111 kata nya itu juga ikut mempersulit. Semangat!!

    1. Hahaha, aku yo bingung kok mbak.. #Lho
      Jadi maksudku gini, di cerita Shangri-La, sebetulnya Takehiko itu agentnya Atlas. tujuannya sih sebetulnya untuk mengawasi Kuniko. Tapi, di FF ini aku bikin biar dia seolah-olah memihak Doumo sehingga mendapatkan kepercayaan dari para petinggi Doumo tentang rencana-rencana mereka. shingga rencana itu bisa dibocorkan ke Atlas. sebagai gantinya, dia sudah mendapatkan sebuah ruang di Atlas. Tapi lek dijelaskan gini kok jadinya panjang banget, lebih dari 111 kata. hiks…

      but anyway, makasih ya mbak komennya. berarti harus lebih belajar bikin cerita yang bisa dimengerti walaupun cuma 111 kata🙂

      1. ohhhh… nahh, baru ngeh deh sekarang.
        Berarti harus ada itu, cluenya di situ. Kalo cuma Takehiko meraba kunci doang, kayak jadi bertanya-tanya, so what?

        Hahahaha. Iyaa jadi panjang. Nah, di situlah seni FlashFiction. Menjelaskan sesuatu sepanjang novel dalam kata yang sesingkat-singkatnya😆

        Semangaaattt!!

  2. :’) Ini keren. Waktu lempar Shangri-La ini, trus ngasih link, sebetulnya tujuannya kata Shanri-La itu sendiri sih, hihi… Ternyata diadaptasi seluruh ceritanya yang berlapis-lapis itu dalam 111 kata? *pengsan*

Please feel free to give comment ^__^

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s