Pancake Terakhir

“Ayah, sudah pulang?”

Aku terkejut mendengar suara menantuku ketika memasuki rumah. Aku mengira dia tidak di rumah. Terburu-buru kusembunyikan bungkusan yang kubawa.

“Iya, Nak. Kok kamu di rumah? Bukankah tadi kamu bilang mau mengunjungi Ibumu?”

“Iya, ini mau berangkat, Yah. Menunggu Ayah pulang. Bagaimana tadi kata dokter, Yah?”

“Dokter bilang kondisi ayah sudah membaik.”

“Syukurlah. Kalau begitu, Nindya berangkat dulu ya, Yah.”

Sekarang, hanya tinggal aku sendiri di rumah. Aku melangkah menuju dapur. Kubuka bungkusan  pancake yang kubeli di toko langganan sepulang aku dari rumah sakit tadi.

Aku menikmati pancake tersebut perlahan-lahan.

Ini pancake terakhirku. Aku berjanji mulai besok akan menuruti semua nasihat dokter untuk mengobati diabetesku.
Janjiku kepada diri sendiri.

Untuk berpartisipasi dalam #FF111 di blog Red Carra.
Tema untuk hari ini adalah PANCAKE, ide dari Mbak La (@elmanohara)

9 thoughts on “Pancake Terakhir

    1. gak mas, setiap selasa dan Jum’at. ini sebetulnya self challenge nya Mbak Carolina (Red Carra), tapi saya ikut nimbrung hehe. kalau sampeyan mau ikutan, sampeyan mention mbak carolina di twitter aja mas minta dimensyen kalau sudah ada tema di kedua hari itu.

Please feel free to give comment ^__^

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s