[Prompt #33] Kunci Pencarianku

images
Credit gambar dari sini

Cap Ferret di musim panas. Suasana sungguh ramai di pantai ini.  Warga Paris sedang bergembira menyambut datangnya musim panas.

Aku sudah ada di pantai ini sejak pagi. Aku merasa lelah dalam pencarianku. Segala pikiran berkecamuk di benakku. Aku bimbang di antara pilihan untuk pulang atau terus berkelana. Akhirnya, kuambil telepon genggamku dan kuketik sebuah pesan pendek dan kukirimkan pada seseorang yang selalu menungguku di rumah. Seseorang yang selama ini aku abaikan keberadaannya.

Laras, aku akan pulang. Mungkin, sekarang, aku akan tinggal, tapi aku belum bisa berjanji.

>><<

10 tahun yang lalu

“Dewa, aku rasa, aku tidak bisa lagi terus mengikutimu berkelana” ujar Laras.

“Kenapa, Laras? Apa kau akhirnya menyerah untuk menemaniku dalam pencarianku?” aku menatap tajam kepada Laras.

“Bukan itu. Aku ingin terus menemanimu dalam pencarianmu. Akan tetapi, aku memikirkan Della. Dia sudah berumur 5 tahun. Sebentar lagi dia akan sekolah. Menurutku, akan lebih baik jika dia tidak harus berpindah-pindah dan beradaptasi dengan lingkungan baru terus-menerus.”

Aku terdiam mendengar penjelasan istriku. Profesiku sebagai koki, membuatku sering berpindah-pindah tempat untuk mencari tantangan baru. Selain alasan itu, sebetulnya ada alasan lain. Aku masih mencari sesuatu, sesuatu yang dapat mengisi ruang hampa di hatiku. Untuk itu, aku berkelana, berharap aku dapat menemukannya di suatu tempat yang kudatangi.

Aku pandangi Laras, istriku yang telah menemaniku selama 7 tahun ini. Aku tidak memiliki perasaan yang kata orang indah itu kepadanya. Aku hanya merasa cocok dengannya, menghormatinya dan menghargainya. Kami memiliki visi yang sama dalam berumah tangga. Dia mengetahui hal itu dan bisa menerimanya. Setidaknya, itu yang dia tunjukkan di depanku.

“Di mana kau akan menetap bersama Della?”

“Di Bandung, Dewa. Di sana ada keluarga dan teman-teman kita.”

“Dewa, aku ingin kau tahu. Jika nanti, pada perkelanaanmu, kau menemukan apa yang kau cari, meskipun itu wanita lain, aku minta kau jujur kepadaku.” pelan, tapi mantap Laras berkata kepadaku.

Aku tercenung, kemudia mengangguk. “Aku pun ingin kau jujur padaku, seandainya nanti pada saat kau menungguku, kau menemukan seseorang yang bisa lebih menghargaimu, bisa lebih membahagiakanmu.”

Laras hanya mengangguk.

>><<

Aku sudah pulang. Akhirnya, aku menemukan apa yang kucari selama ini.  Dia sedang tertidur di depanku. Diam tak bergerak. Hanya mesin penunjuk detak jantung yang menunjukkan tanda kehidupannya.

“Papa.”  terdengar suara Della. “Sudah seminggu papa di sini. Jika papa harus pergi lagi, tidak apa-apa. Della yang akan menunggu dan menjaga mama.”

Aku bergeming. Laras mengalami kecelakaan pada saat akan menjemputku di bandara dan mengalami koma. Ketika melihatnya seperti ini, aku baru menyadari bahwa aku sangat membutuhkannya.

Aku tidak pernah menyadari bahwa kunci pencarianku ada pada diriku sendiri, sampai aku melihat Laras terbaring seperti ini.  Aku selalu merasa mencari sesuatu, merasa hatiku hampa, karena aku tidak mengijinkan dia masuk ke hatiku. Hati yang kututup sejak ayahku bunuh diri akibat tekanan hidup. Sesuatu yang menyebabkan aku merasa sangat ditinggalkan. Ayah yang kukagumi bahkan tidak menganggapku cukup berharga untuk membuatnya bertahan hidup.

Aku mengusap lembut kepala anakku. “Tidak, Della. Selama ini, mama selalu menunggu papa untuk pulang. Sekarang, papa akan menunggu mama, kembali ke tengah-tengah kita.”

Kumohon Laras, bangunlah. Aku sudah pulang.

Jumlah kata : 498

Diikutkan dalam Monday Flash Fiction #33
Tema : Love is In the Air
Lagu : Home by Michael Bubble

13 thoughts on “[Prompt #33] Kunci Pencarianku

Please feel free to give comment ^__^

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s