[FF250Kata] Kejutan tuk Belahan Jiwa

anniversary
Source of the image

“Pesanku gimana? Beres, ya? Jangan lupa sampaikan ke karyawanmu!” Suamiku berbicara melalui telepon dengan Adam, temannya yang juga pemilik restoran tempat kami berada saat ini.

Hari ini ulang tahun pertama pernikahan kami. Kami merayakannya dengan makan malam di tempat pertama kali kami bertemu. Hidangan penutup baru saja disajikan.

“Kamu pesan apa ke Adam, Mas?” tanyaku ketika suamiku selesai menelepon.

“Rahasia,” ujarnya sambil mengedipkan mata.

“Ooh … gitu ya … Mulai main rahasia-rahasiaan sekarang,” ujarku, pura-pura ngambek. Suamiku hanya tertawa kecil.

“Ngomong-ngomong tentang rahasia, aku salut lho dengan Pak Broto.”

“Kenapa memangnya, Mas?”

“Dia telah menikah 15 tahun tapi masih suka memberikan kejutan untuk istrinya. Kemarin, dia mengajakku menemaninya ke toko perhiasan langganan istrinya. Rupanya dia telah memesan satu set perhiasan khusus untuk kado istrinya yang berulang tahun hari ini.”

“Wah, pasti bagus ya, Mas.”

“Bagus sih …. Tapi aku pribadi tidak terlalu suka. Terlalu ramai. Seharusnya kemarin kutunjukkan padamu. Pak Broto menitipkannya padaku karena setelah dari sana dia ada pertemuan dengan klien. Dia khawatir teledor meletakannya.”

Deg! 

Kotak perhiasan yang tak sengaja kutemukan di tas kerja suamiku semalam ternyata bukanlah kejutan untukku. Padahal, sedari tadi aku sudah tak sabar menantinya memberikan kejutan itu. Khawatir kekecewaanku terbaca oleh suamiku, aku menunduk seolah-olah sangat menikmati es krimku yang tinggal separuh.

Tiba-tiba aku menggigit sesuatu yang keras. Aku mengeluarkannya dari mulutku dan terperangah. Sebuah cincin. Modelnya sederhana, tapi cantik. Aku suka!

“Ini?” ujarku sambil menatap suamiku.

Happy first anniversary, Sayang. Semoga kita langgeng selamanya. Semoga kamu suka dengan kejutannya,” ujar suamiku, menatapku lembut.

Total kata : 250, tidak termasuk judul

wpid-salah-pahamromcomdl7jan-20150106_084018-jpg

27 thoughts on “[FF250Kata] Kejutan tuk Belahan Jiwa

    1. Ngilunya kalah sama senengnya…😀
      Si suami kan kerjasama sama Adam, pemilik restoran. Jadi karyawan restorannya yg naro d es krim. Clue nya sih d kalimat pertama, yg dia telponan ama Adam😀

Please feel free to give comment ^__^

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s