[Book Review] The Devotion of Suspect X

the devotion of suspect x
Gambar dari Goodreads

Judul : The Devotion of Suspect X / Yogisha X no Kenshin.
Penulis : Keigo Higashino
Penerjemah : Alexander O. Smith
Penerbit : Minotaur Books (edisi terjemahan) / Bungeishunju Ltd (edisi asli)
Tahun terbit : 2011
Halaman : 298 halaman
ISBN : 978-1-250-002693

Awal mula saya tertarik dengan buku ini adalah karena saya mengikuti salah satu dorama Jepang yang berjudul Galileo.  Selain versi serial TV, ada juga yang dibuat dalam film lepas, salah satunya The Devotion of Suspect X ini. Intinya saya terpukau dengan jalan ceritanya. Dari situ saya mencari tahu lebih jauh dan barulah saya tahu bahwa ide asal dari dorama dan film ini adalah dari buku yang ditulis oleh Keigo Higashino.

Buku ini saya ikutkan dalam Reading Challenge bulan Februari 2015 yang diadakan di grup Monday Flash Fiction.  Tema bulan ini adalah Seputar Buku-buku yang Diangkat Menjadi Film.

Saya akan mencoba mereview berdasarkan kisi-kisi yang telah diberikan PIC Reading Challenge🙂

1. Apa intisari dari buku tersebut ?

Intisari dari buku ini adalah memecahkan alibi yang telah diatur serapi mungkin.😀 Tidak seperti kisah detektif lain di mana kita tebak-tebak buah manggis siapa pembunuhnya, pada bab ke-2 buku ini kita sudah tahu siapa pembunuhnya.

Yasuko Hanaoka, seorang janda. Memiliki putri bernama Misato. Mantan suaminya, Shinji Togashi, adalah seseorang yang sering melakukan KDRT. Yasuko mengira bahwa pada akhirnya dia dan anaknya sudah terbebas dari mantan tersebut. Suatu hari, sang mantan muncul lagi di hadapan Yasuko dan meminta Yasuko untuk memberinya uang. Jika tidak, maka dia akan menyakiti Misato. Dalam usaha mereka menyelamatkan diri, tanpa sadar Togashi meninggal dalam keadaan tercekik di apartemen mereka.

Mendengar keributan di apartemen sebelahnya, Tetsuya Ishigami, seorang jenius matematika yang bekerja sebagai guru matematika di SMA, mendatangi tetangganya tersebut. Dia berusaha menyakinkan ibu dan anak tersebut bahwa dia bisa membantu mereka. Tidak saja untuk menyingkirkan tubuh Togashi, tapi juga menciptakan alibi untuk mereka.

Sesosok mayat yang telah dirusak sangat parah ditemukan dan kemudian berdasarkan data yang ada mayat tersebut teridentifikasi sebagai Shinji Togashi. Kecurigaan Detektif Shunpei Kusanagi langsung mengarah kepada Yasuko. Akan tetapi, dia terbentur dengan alibi yang dimiliki oleh Yasuko dan Misato.

Seperti biasanya, ketika Kusanagi berada dalam kondisi seperti itu, dia selalu meminta nasihat dari temannya semasa kuliah, yang merupakan asisten profesor di Lab 13, Departemen Fisika, Universitas Imperial, Tokyo, Yukawa Manbu. Atas kejeniusannya, dia sering mendapat julukan sebagai Galileo. Di kalangan kepolisian, dia mendapat panggilan sebagai Tantei Galileo atau Detektif Galileo. Hal itu disebabkan dia sering sekali membantu kepolisian untuk memecahkan kasus-kasus yang nampaknya buntu.

Tak dinyana, ternyata Yukawa Manabu merupakan teman dan rival dari Tetsuya Ishigami ketika mereka kuliah dulu.  Jenius Fisika dan Jenius Matematika, yang diomongin apa ya kalau ketemu? #IniOOT😀

Bahagia karena menemukan kembali jejak salah satu rivalnya semasa kuliah, Yukawa pun mengunjungi Ishigami di apartemennya. Setelah pertemuan kembali itu, Yukawa mulai memiliki kecurigaan bahwa Ishigami terlibat dalam kasus yang sedang diselidiki oleh Kusanagi.

2. Tokoh-tokoh yang ditonjolkan dalam buku tersebut siapa saja dan menurut kamu karakter mereka bagaimana?

Tokoh utama dalam buku ini adalah Ishigami, sang jenius matematika. Dia memendam perasaan khusus kepada Yasuko. Hal itu lah yang membuat dia mau membantu Yasuko.

Tokoh yang tidak kalah pentingnya yaitu Yukawa Manabu. Jenius Fisika yang bekerja sebagai asisten profeson di Departemen Fisika. Sikapnya blak-blakan bahkan cenderung sinis. Apalagi kalau Kusanagi sudah muncul di lab-nya :D  Dia tidak akan mau membantu Kusanagi jika kasus yang dihadapi tidak menarik minatnya. Di film, Yukawa sensei ini diperankan oleh Fukuyama Masaharu. Ganteng banget……. *mata berbinar-binar*.

Detektif Kusanagi adalah orang yang easy going tapi memiliki kemampuan dan intuisi yang tajam sebagai detektif. Di buku, detektif Kusanagi memegang peranan yang cukup besar. Hampir seluruh kontak dengan Yukawa dilakukan olehnya. Di film, dia tidak sering muncul. Yang sering muncul adalah Kaoru Utsumi. Saya kira, hal ini untuk memunculkan benang merah dengan doramanya.

Detektif Kishitani adalah asisten detektif Kusanagi. Dalam kasus ini, dia bersifat subjektif dan merasa bahwa Yasuko pasti bukan pelakunya. Untuk filmnya, detektif Kishitani ini tidak ada.

Tokoh lainnya tentu saja ada Yasuko dan Misato. Mereka benar-benar mengikuti dengan teliti semua perintah Ishigami ketika menghadapi polisi.

3. Alur ceritanya bagaimana?

Alur ceritanya maju. Hanya ada flashback ketika Yukawa teringat pertemuannya dengan Ishigami. Dan juga ketika Ishigami mengingat perkenalan pertamanya dengan tetangga sebelahnya (Yasuko – Misato) dan bagaimana hal tersebut mempengaruhi hidupnya.

4. Bagaimana endingnya? Apakah sesuai dengan harapanmu?

Oleh karena saya menonton filmnya terlebih dahulu, maka sebetulnya saya sudah tahu bagaimana ending di bukunya. Secara esensinya sama antara buku dan filmnya.

Ketika saya menonton filmnya, endingnya membuat saya terperangah. Benar-benar tidak terpikirkan. Sepanjang film itu saya ikut berpikir bagaimana mungkin Yasuko dan Misato memiliki alibi sebaik itu. Ternyata oh ternyata…..

5. Apa manfaat yang kamu peroleh setelah membaca buku tersebut?

Manfaatnya adalaaaaah… mencintai dengan kadar seperlunya. Perasaan cinta Ishigami membuat dia ikhlas untuk membantu Yasuko dan Misato. Perasaan yang membuatnya mampu berkorban.  Tapi bicara tentang perasaan, siapa sih yang bisa mengatur. 😦

6. Berapa ratingmu untuk buku dan filmnya?

Untuk bukunya 4/5 dan filmnya 4.5/5 karena senang lihat Fukuyama Masaharu-nya.😀

Ini cover dvd untuk filmnya :

Suspect_X-jpdvd

Untuk tahu lebih jelas tentang filmnya, sila cek di sini.🙂

12 thoughts on “[Book Review] The Devotion of Suspect X

    1. Aaaaak, Fukuyama Masaharuuuuu… hahaha. I prefer Galileo 1 instead of Galileo 2. Suka chemistrynya dengan Utsumi daripada dengan Kishitani… #PersonalOpinion😀

  1. Kadang kalauncerita pembunuhan itu pertanyaan tentang “siapa” tidak penting, yang masalah adalah “bagaimana” kejahatan itu dilakukan, ya.
    Wedew, Fukuyama Masaharu. Saya tahunya dia seorang penyanyi :hehe.
    Belum pernah nonton film maupun baca bukunya, nih. Terima kasih rekomendasinya, nanti saya coba cari-cari, ah, soalnya saya suka cerita detektif :))

    1. Di buku ini, bagaimana caranya juga udah langsung ketahuan di bab 2😀

      Fukuyama Masaharu cuma main di filmnya, sementara bukunya ditulis oleh Keigo Higashino. Mau minjem kah ?

  2. Aku juga suka banget sama galileoooo😄 pertama nonton gara2 nemu drama jepang di laptop guru, terus nonton dan… langsung cinta😄 aku lebih suka Galileo 1 tapi :3 lebih sweet gimana gitu(?) klo Yukawa dipasangin sama Kishitani kok rasanya mirip bapak sama anak :} //ditendang

    The Devotion of Suspect X ini juga ada versi koreanya, judulnya Perfect Number dan pernah tayang di tipi ^^ aku tau dari temenku sih, habis itu penasaran, siapa tau yang main cakep juga… wkwk tapi ternyata engga😦 sejauh ini aku lebih suka Suspect X nya Yukawa ketimbang Perfect Number yang versi Korea itu :3

    salam kenal~^^

    -Kei

    1. Waaah…. *toss*. Aku juga lebih suka yang Sesion 1. Chemistry-nya lebih dapat sama Utsumi daripada sama Kishitani😀
      Aku malah belum pernah nonton yang Korea hehehehe…

      Salam kenal juga🙂

Please feel free to give comment ^__^

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s